*Hasil Inter Vs Udinese 2-1: Diwarnai Kartu Merah Inzaghi, Nerazzurri Menang

KodeMimpi.com - 01/Apr/2025

judul

KODEMIMPI.com - Inter Milan menuai kemenangan 2-1 atas Udinese. Sepasang gol Inter lahir dari pertukaran operan cair, sementara Udinese membalas via tembakan roket.

Partai pekan ke-30 Liga Italia 2024-2025 antara Inter vs Udinese dilangsungkan di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (30/3/2025).

Inter Milan menang berkat sumbangsih gol Marko Arnautovic (12') dan Davide Frattesi (29').

Udinese menciptakan gol balasan pada babak kedua via tembakan jarak jauh sang bek asal Perancis, Oumar Solet (71').

Seiring hasil ini, Inter Milan mengamankan tempat mereka di puncak klasemen Liga Italia 2024-2025. Inter kini menuai 67 poin dari 30 kali bertanding.

Dalam laga melawan Udinese, aroma kemenangan seperti sudah tercium oleh Inter Milan pada menit kedelapan.

Kala itu, Inter Milan mendapatkan kans emas via Davide Frattesi. Namun, skor 0-0 tak berubah lantaran upaya Fratessi itu masih menerpa tiang gawang Udinese.

Sekitar empat menit kemudian, Marko Arnautovic akhirnya menjadi pemecah kebuntuan tim tuan rumah beralias Il Nerazzurri (Si Hitam-Biru).

Gol Arnautovic bermula dari sebuah bangunan serangan rapi Inter yang melibatkan pergerakan pemain nan cair.

Bola kemudian sampai ke kaki Federico Dimarco yang berada di sisi kiri penyerangan Inter.

Bek sayap asal Italia tersebut kemudian memberikan operan tarik yang diselesaikan Arnautovic melalui sebuah sepakan kaki kiri.

Gol kedua Inter Milan pada menit ke-29 yang disumbangkan oleh Davide Fratessi, lahir dengan proses yang lumayan mirip.

Inter mencoba membangun serangan dari lini belakang. Konstruksi serangan dari sisi kiri itu kemudian berujung kepada operan Henrikh Mkhitaryan kepada Federico Dimarco yang merangsek naik.

Dimarco lagi-lagi menyediakan operan tarik menuju area kotak penalti. Kali ini, servis dari DImarco tersebut bisa disambar Frattesi dengan tembakan kaki kanan.

Inter Milan bisa nyaman menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Tim tuan rumah tampak nyaman mengendalikan permainan dan Udinese masih kesulitan untuk menciptakan kans konkret.

Namun, Udinese menemukan gol dari sumber yang tak mereka duga, yakni sang bek sentral Oumar Solet.

Dari wilayah permainan Udinese, Solet mengontrol bola sapuan dari kiper Inter, Yann Sommer.

Somet menggiring bola ke depan dan mengakhiri pergerakan itu dengan sebuah sepakan kencang bak roket yang gagal dijangkau Sommer.

Gol Solet itu memantik semangat Udinese. Tim tamu nyaris saja bisa menyamakan kedudukan andai tandukan Lorenzo Lucca tak ditahan secara heroik oleh Yann Sommer (74').

Yann Sommer lagi-lagi melakukan penyelamatan krusial pada masa injury time untuk upaya jarak dekat Solet.

Tak lama setelah momen itu, pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, diganjar kartu merah oleh wasit karena dinilai melakukan protes berlebihan dengan memasuki area permainan.

Simone Inzaghi diusir keluar pada menit ke-90+2. Ia protes karena merasa pemainnya, Joaquin Correa, telah dilanggar pemain Udinese.

Inter Milan akhirnya bisa bertahan dari serbuan Udinese pada menit-menit akhir laga. Tripoin diamankan oleh Nerazzurri.